Ducting adalah salah satu komponen yang penting dalam sistem HVAC (Heating, Ventillation dan Air Conditioning). Ducting banyak dipasang untuk menyediakan kualitas udara yang baik dalam sebuah ruangan. Fungsi dari ducting adalah untuk menyambung aliran Udara Supply, Udara Return, dan Exhaust. Maka dari itu, instalasi ducting yang benar akan meningkatkan kualitias udara, kenyamanan dan sekaligus mencegah inefisiensi yang mahal.
Flexible duct adalah sebuah produk yang seringkali ditemukan di pekerjaan ducting. Terdapat dua macam flexible duct yang sering sekali dipakai; Polos (Non-Insulated) dan Insulasi/Isolasi (Insulated).
Apa Perbedaan Kedua Macam Flexible Duct?
Perbedaannya ada terdapat pada namanya sendiri. Flexible Duct Insulasi mempunyai lapisan extra yang terbuat dari Glasswool yang bersifat sebagai peredam panas. Dan sesuai dengan namanya juga, Flexible Duct Polos hanya mempunyai lapisan bahan dasarnya saja.

Apa Pemakaian yang Tepat untuk Flexible Duct Insulasi?
Flexible duct insulasi sangat amat diperlukan ketika ada perbedaan suhu yang besar antara udara didalam ducting dan yang ada di sekeliling ducting. Seperti yang sudah dibahas, lapisan insulasi ini berkerja sebagai peredam panas supaya udara yang mengalir di ducting tidak kehilangan sejukanya.

Maka dari itu, sangatlah direkomendasikan untuk mengunakan ducting dengan isolasi untuk sistem pendingin udara untuk mencapai efisiensi yang lebih tinggi. Efesiensi ini jugalah yang akan menjaga alat HVAC di rumah atau kantor agar dapat berfungsi dengan baik untuk jangka waktu yang panjang.
Sebaliknya, ducting yang dirancang untuk mentransportasi udara buang (exhaust) tidak membutuhkan insulasi, dikarenakan suhu udara yang mengalir tidak perlu dipertahankan, disini, flexible duct hanyalah sebuah jalur untuk mengalirkan udara saja.
Produk Terkait
-
Flexible Duct Aluminium – InsulatedRp164.000 – Rp1.890.000 -
Flexible Duct Aluminium – Non InsulatedRp82.000 – Rp1.155.000